Cerpen tentang kemalasan
Hai👋
Selamat datang di blog ini. Hari ini saya akan menceritakan sebuah cerpen.Tentang pentingnya protokol kesehatan ditengah pandemi covid-19.
Kemalasan di pandemi Covid-19
Diceritakan seorang anak bernama Vina. Suatu hari dipagi yang cerah Vina hendak berangkat ke warung yang berada di sebelah rumahnya. Namun Vina lupa mengambil maskernya, padahal baru berada didepan pagar rumahnya. Karena ia malas untuk masker maka Vina langsung pergi ke warung itu untuk berbelanja."hah..langsung aja warungnya dekat pula", Kata vina.
Di warung itu ia bertemu dengan temannya yaitu Nindi. Dia bertanya kepada Vina."Vin kenapa kamu gak pakai masker?".
Vina :"Gak apa,rumahnya kan dekat, lagi pula kita sudah divaksin"
Nindi :"Udah vaksin atau belum, rumahnya deket atau jauh pun tetap kita harus pakai masker vin"
Vina :"iya deh"
Namun Vina tidak menganggap serius perkataan Nindi.
Nindi :"awas loh Vin, nanti ketidak disiplinanmu semakin menggunung"
Vina :"maksudnya
Nindi :"kamu jadi malas banget. Ya gitu lah..."
Diperjalanan pulang Vina bertemu dengan Diva. Diva bertanya kepada Vina mengapa ia tidak memakai masker saat keluar rumah.
Vina :"Aku lupa,lagi pula warungnya disebelah,deket lagi"
Diva :"Nih masker buatmu"
Vina :" Ya gak apa-apa aku juga mau pulang tinggal sepuluh langkah lagi"
Diva :"oh ya sudah"
Vina menjawabnya dengan senyum.
Karena Vina yang kurang disiplin dalam melaksanakan protokol kesehatan. Ia pun kemudian jatuh sakit, dan saat di tes, ternyata dia tertular virus covid-19. Maka Vina harus melakukan isolasi mandiri.
Setelah berhari-hari menjalani isolasi mandiri akhirnya Vina dinyatakan sembuh. Vina berkata "Seharusnya aku lebih disiplin dalam melaksanakan protokol kesehatan agar sehat dari pada aku tertular virus covid-19"
Pesan moral dari cerpen ini adalah biasakan untuk patuh dan disiplin menjalankan protokol kesehatan untuk kesehatan kita bersama.
Cerita ini hanya fiksi belaka. Maaf jika ada kesamaan nama tokoh, tempat kejadian, maupun cerita atau peristiwa didalam cerpen, itu adalah kebetulan semata dan tidak ada unsur kesengajaan.
"Terima kasih"
Komentar
Posting Komentar